1 Lebih Baik Daripada 0

Credit picture: www.pixabay.com
Credit picture: www.pixabay.com

Melakukan sesuatu meski tak seberapa nilainya, lebih baik dibanding tidak berbuat apa-apa..  

– Arifah –

 

Jangan pernah menyepelekan atau menganggap remeh sebuah perbuatan baik, meski perbuatan itu terlihat kecil di matamu atau mata orang lain. Sebab, bisa saja sebuah perbuatan yang tampak sepele, namun menghadirkan arti mendalam bagi penerimanya. Atau bisa saja perbuatan tersebut bernilai pahala yang besar karena keikhlasan sang pelaku.

Eh, tapi pernah gak kamu merasa kaya gini, “Ah, malu ngasih cuma sedikit, mending gak usah kali”. Ini artinya kita menganggap remeh sebuah perbuatan yang kecil. Pada akhirnya, kita mengurungkan niat baik kita karena alasan “malu/menganggap remeh” tersebut.

Atau bisa jadi anggapan remeh tersebut datang dari orang lain. Jadi, sebenarnya kita yakin nih, eh tapi orang lain di sekitar kita menganggap remeh perbuatan baik yang kita lakukan itu. Naasnya, kita malah mengurungkan niat berbuat baik karena ada orang yang menganggap remeh. Duhhh!

Di sinilah, kita harus yakin kalau perbuatan baik meskipun terlihat remeh dan kurang bernilai, akan lebih baik dibanding tak berbuat sama sekali. Ibaratnya, 1 lebih baik daripada 0. Angka 1 tetap memiliki nilai, meski merupakan angka dengan nilai yang terkecil. Sedangkan 0 adalah angka yang tak memiliki nilai.

Jadi, saat kita memiliki niat baik, lakukan saja..meski kebaikan itu tampak sepele, kecil, ataupun remeh. Saat kita ingin memberi, berikan saja..meski pemberian itu hanya sedikit, tampak tak bernilai apalagi berharga. Berikut ini ada beberapa hal yang mudah-mudahan bisa membuatmu yakin saat melakukan perbuatan baik yang tampak sepele:

1. Kebaikan tetaplah kebaikan walau sepele

Ya, bukankah kebaikan akan tetap dianggap sebagai kebaikan tak peduli berapa besar kecilnya. Apakah sedekah 1000 rupiah tak dianggap sebagai sedekah hanya karena nilainya yang tak seberapa? 🙂 Tak begitu dong, ya!

Kebaikan-kebaikan kecil bisa berubah jadi kebaikan yang bernilai besar, lho. Misalnya, jika ada 1000 orang yang bersedekah 1000 rupiah, maka total sedekah akan menjadi 1.000.000, alias berkali-kali lipat dari 1000 rupiah tersebut.

Kebaikan-kebaikan kecil yang kita lakukan juga bisa jadi latihan, agar kita tidak ‘sulit’ melakukan kebaikan atau dengan kata lain “kikir”. Jika kita terbiasa melakukan kebaikan-kebaikan kecil dengan rutin, suatu saat kita bisa lebih mudah untuk melakukan kebaikan yang lebih besar bahkan jauh lebih besar.

Hal-hal yang besar seringkali diawali oleh hal-hal yang kecil

Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit

Kalimat-kalimat di atas, benarrr banget! Dan ini berlaku juga dalam hal melakukan kebaikan.

2. Bisa jadi jalan menuju Surga

Kita tidak tau bagaimana penilaian Allah terhadap perbuatan baik kita. Sebab manusia bisa saja salah dalam menilai sesuatu, namun Allah tak mungkin salah. Allah Maha Teliti.

Jadi, kebaikan yang tampak sepele, bisa bernilai besar jika kita memiliki kesungguhan saat melakukannya, juga benar-benar tulus dan ikhlas. Dan kebaikan-kebaikan yang kita perbuat di dunia, kelak bisa jadi jalan untuk kita menuju Surganya Allah.

3. Ada anjuran untuk melakukan kebaikan sekecil apapun itu

Ada hadist* yang menyatakan, sedekahlah walau hanya dengan sebutir kurma. Di mana dalam hadist tersebut juga dinyatakan bahwa sedekah dapat menjauhkan kita dari Api Neraka. Maka dari itu, jangan sepelekan kebaikan (sedekah), sebab ada anjuran untuk kita bersedekah walaupun hanya bersedekah dengan sebutir kurma.

Berapa sih, harga sebutir kurma? Tentunya gak seberapa kan, ya. Apalagi jika dibandingkan uang yang kamu keluarkan untuk sekadar makan di luar rumah, nonton film, ataupun jalan-jalan. Sepertinya uang yang kamu keluarkan bisa lebih besar hingga berkali-kali lipatnya :p

4. Tak ada yang sia-sia

Yakin deh, tak ada satupun perbuatan baik yang akan disia-siakan oleh Allah. Semua pasti diperhitungkan oleh-Nya. Ini seharusnya membuat kita semangat dalam melakukan kebaikan. Jangan ada rasa berkecil hati karena apa yang kamu berikan tak seberapa. Tapi berdoalah agar ke depannya kamu bisa berbuat atau memberi lebih banyak.

Nah, saat kamu ragu-ragu melakukan kebaikan yang tampak sepele, coba renungkan keempat poin di atas, ya.

Banyaaak banget deh, kebaikan yang seringkali disepelekan, di antaranya:

– Memberi senyuman duluan pada orang lain, padahal kita tau senyum adalah sedekah.

– Memungut sampah yang mengganggu di sekitar kita. Coba kamu bayangkan jika semua orang bersikap seperti ini, maka bumi akan bersih.

– Memberi apa yang kita makan (saat kita sedang makan) pada orang di sekitar kita, meski itu hanya sebungkus roti atau biskuit. Barangkali orang di sekitar kita juga ada yang sedang lapar.

– Ikut mendoakan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang didoakan. Ingat, saat kita mendoakan kebaikan untuk orang lain, maka malaikat akan mendoakan hal yang sama untuk kita. Sekalipun doa yang kita panjatkan hanya singkat, seperti “Mudah-mudahan A selalu sehat”, atau “Semoga B rezekinya berkah”, tapi jika kita maknai lebih dalam, doa singkat tersebut jadi luar biasa artinya jika kita lakukan dengan sepenuh hati.

Dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Mudah-mudahan Allah mudahkan kita dalam melakukan kebaikan-kebaikan, aamiin. Tapi, Allah tak akan mengubah keadaan kita kecuali kita sendiri yang lebih dulu berusaha untuk mengubahnya. Maksudnya, jika kita ingin jadi orang baik, bukan hanya dengan berdoa untuk menjadi baik, tapi kita harus berusaha untuk menjadi baik 🙂

 

 

With heart,

– Arifah –

 

*Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim

 

Comments 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *