Bagaimana Caranya Belajar untuk Bahagia?

Credit picture: www.pexels.com
Credit picture: www.pexels.com

Tak ada seorangpun yang tak bisa bahagia. Karena kita bisa belajar untuk mendapatkannya..

– Arifah –

 

Yakinlah jika bahagia atau tidaknya diri kita itu bukanlah bagian dari takdir. Tak ada orang yang dianugerahi bahagia dan tak ada pula orang yang dianugerahi ketidakbahagiaan. Sebab kebahagiaan itu tidak diberikan, kebahagiaan kita sendiri yang memilih dan mengusahakannya. Ya, kita diberi kemampuan untuk belajar bahagia 🙂

Jadi, kamu juga pasti bisa bahagia. Apapun yang terjadi pada hidupmu, kamu selalu punya cara untuk bisa merasakan kebahagiaan. Memang, sebagian orang harus berusaha lebih kuat untuk bisa mendapatkan kebahagiaan. Tapi, kita harus yakin bahwa sesuatu yang kita peroleh dari hasil usaha kita yang sungguh-sungguh, pada akhirnya akan membuahkan hasil sepadan, pasti!

Lalu, gimana caranya supaya kita bisa belajar untuk bahagia? Sebenarnya ada banyak hal yang bisa kita lakukan, tapi di sini saya ambil beberapa yang paling penting untuk dilakukan ya 🙂

1. Be present

Artinya, hadirlah di waktu sekarang ini kamu berada. Sebab kita seringkali terlalu dipusingkan dengan mengingat-ingat masa lalu, dan juga terlalu mengkhawatirkan apa yang belum terjadi di masa depan. Padahal kita hidup di hari ini, lho. Apa yang sudah terjadi, terjadilah..kita tak bisa mengubahnya, bukan? Tinggalkan masa lalu, namun ambil pembelajarannya.

Begitu pula dengan masa depan, ia belum terjadi..jangan terlalu dikhawatirkan. Masa depan kita adalah urusan Allah. Yang terpenting adalah apa yang kita perbuat di hari ini. Sebab, perbuatan kita hari ini ikut menentukan seperti apa masa depan kita nanti. Jadi, berbuat baiklah di hari ini, berusahalah yang terbaik di hari ini, optimalkan hari yang sedang kamu jalani saat ini.

Dengan fokus pada hari ini, pikiranmu tak akan terlalu terbebani dengan masa lalu ataupun masa depan. Ini bisa membuatmu lebih mudah untuk bahagia.

2. Beraktivitaslah dengan ringan hati

Lakukanlah setiap aktivitasmu dari mulai yang kecil dan remeh, hingga aktivitas yang besar, dengan hati yang ringan. Jangan ada keluhan saat beraktivitas, meski celah untuk mengeluh selalu saja ada. Ya anggaplah itu sebagai ‘godaan’. Yang penting jangan mudah tergoda untuk mengeluh. Keluhan hanya akan membuat aktivitasmu terasa berat. Semakin banyak mengeluh akan semakin berat pula rasanya kita menjalani aktivitas.

Selain itu, iringi aktivitasmu dengan rasa syukur. Bersyukur masih bisa beraktivitas 🙂 Sebab, saat kamu sedang “asyik” beraktivitas, di luar sana ada mereka yang sedang terbaring sakit dan tak berdaya untuk beraktivitas. Jadi, syukuri kekuatan dan kesehatanmu saat ini.

Selain dengan rasa syukur, kamu juga bisa memancing “ringan hati” dengan cara: melakukan self talk (bahasan mengenai self talk bisa baca di sini: Ayo, Luangkan Waktu untuk Bernapas), melakukan aktivitas dengan tersenyum, atau mengiringi aktivitasmu dengan musik yang membuatmu merasa positif. Saat kamu bisa beraktivitas dengan hati yang ringan, bahagia lebih mudah kamu rasakan.

3. Bersikap tenang

Bersikap tenang tak hanya secara fisik, tapi juga pikiran dan hati. Hindari sikap terburu-buru. Sikap terburu-buru tak hanya membuatmu cepat merasa lelah, tapi juga membuatmu kehilangan moment untuk menikmati apa yang sedang kamu lakukan. Kelola waktu dengan baik, salah satunya dengan mempersiapkan (prepare) waktu yang cukup untuk setiap aktivitasmu.

Selain menghindari sikap terburu-buru, untuk memperoleh ketenangan, kita juga harus menghindari rasa cemas yang berlebihan. Cobalah untuk belajar menyikapi setiap kejadian dengan hati yang proporsional, jangan berlebihan. Jangan mencemaskan hal-hal yang sebenarnya tak perlu untuk terlalu dikhawatirkan, ataupun untuk hal-hal yang belum terjadi.

4. Luangkan waktu bersenang-senang

Ngerasa gak sih, kalau saat kita sedang benar-benar sibuk dengan pekerjaan, kadang kita sampai lupa meluangkan waktu untuk bersenang-senang. Tapi sebenarnya, sibuk atau gak sibuk kita dengan pekerjaan, meluangkan waktu untuk bersenang-senang itu penting untuk mengingatkan kita bahwa hidup ini menyenangkan.

Ya, apapun keadaan hidupmu, kita selalu punya cara bersenang-senang. Misalnya, meluangkan waktu akhir pekan bersama keluarga, jalan-jalan bersama para sahabat, atau melakukan me time. Well, anything that makes you happy, dear! Kamu pasti punya kegiatan yang kamu suka, bukan? Nah, lakukan itu 😉

5. Jangan membanding-bandingkan

Jangan pernah membandingkan kebahagiaanmu dengan kebahagiaan orang lain. Jangan pernah pula beranggapan jika orang lain lebih bahagia dibanding dirimu. STOP! Pikiran seperti itu adalah RACUN. Kamu sama sekali gak akan bisa benar-benar bahagia, jika ada rasa IRI dalam hatimu terhadap orang lain.

Damaikanlah hati dan pikiranmu.. Maka kebahagiaan akan hadir di hatimu. Alih-alih kita disibukkan dengan memikirkan orang lain, fokuslah pada kehidupan kita sendiri. Buang jauh-jauh deh, kalimat “Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau”. Sebaliknya, rumput di halaman rumah kita adalah rumput terbaik yang kita punya 😀 Bersyukurlah..

 

With heart,

– Arifah –

 

Comments 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *