5 Keuntungan Kalau Kamu Jadi Orang Pintar

Image source: burst.shopify.com

“Menjadi pintar semata-mata bukanlah saat kamu mengetahui banyak hal, tapi saat kamu mengetahui sesuatu dan kamu mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupanmu”

– Arifah –


 

Sebelumnya, saya perlu bilang kalau saya menulis ini bukan karena saya udah pintar ya, hehe.. Nooo, justru karena saya merasa belum pintar, jadi saya menulis ini sebagai self reminder 🙂 Mudah-mudahan dengan ulasan ini bisa bikin kita bersemangat untuk belajar dan belajar, aamiin.

Jadi orang pintar itu menyenangkan? Pastinya, dong. Ada banyak keuntungan yang akan kita peroleh dari kepintaran kita tersebut. Berikut ini beberapa keuntungan jadi orang pintar yang bisa banget jadi alasan supaya kita terpacu untuk jadi orang pintar. Mariii disimak, readers!

 

1.  Gak mudah ditipu

Yup! Orang yang pintar umumnya memiliki pertimbangan ataupun penilaian lebih baik terhadap segala sesuatu. Mereka gak akan sembarangan atau sembrono dalam berbuat. Hal ini tentu aja didukung karena pengetahuan yang mereka miliki. Dengan pengetahuan tersebutlah kita jadi tau gimana cara menghadapi sesuatu, ya kan?! Termasuk menghadapi serangan penipu, hihi..

Duh, zaman sekarang tuh ya, penipuan juga makin canggih, deh.. Menyusup dari segala penjuru, mulai dari penipu door to door (udah kaya sales *hehe), melalui SMS, penipuan Online Shop, penipuan yang berkaitan dengan Bank, sampai penipuan lowongan kerja juga adaaa *hiks. Tapi kalau perempuan sih, kayanya paling penting untuk hati-hati sama penipu cinta deh *hihi..

 

2.  Mendukung peran kita sebagai orangtua

Orangtua yang pintar “berpeluang besar” (bukan jaminan ya) untuk mencetak anak yang pintar pula, setuju? Kalau aku sih, yes! *hehe. Apalagi orangtua adalah role model dalam keseharian anak. Anak-anak (yang masih dalam proses pertumbuhan) adalah peniru ulung. Jadi, seperti apa sikap orangtua, kemungkinan besar anak akan mengikuti, lho.

Saya sendiri sebagai Mama masih jauuuh dari pintar, apalagi kalau ditanya soal pelajaran, macam Matematika, Kimia, Fisika, de el el. Hihi, udah pada lupa, cinnn! *ngeles.. Padahal emang gak pintar di bidang itu, sih 😀

Mengingat perkembangan zaman yang makin serba canggih dan banyak problematikanya, penting banget deh bagi orangtua untuk membekali diri dengan informasi/pengetahuan terkini. Misalnya, mengenai perkembangan internet dan sosial media, pergaulan anak masa kini, termasuk juga pelajaran anak di sekolah.

 

3.  Lebih mudah dalam bekerja

Meski orang yang pintar gak selalu jadi jaminan bakal mudah dapat kerja, ya. Apalagi di zaman sekarang ini, persaingan ketat banget *hiks.. Tapi, pastinya faktor kepintaran kita menjadi hal yang diperhitungkan oleh para pemilik perusahaan atau perekrut. Karena mereka yang pintar lebih mudah menerima arahan pimpinan dan melakukan pekerjaan sesuai dengan arahan yang diberikan.

Pintar di sini bukan soal IQ tinggi, tapi lebih kepada kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik dan juga memiliki pengetahuan yang mumpuni. Hal tersebutlah yang mendukung kita dalam bekerja. Kedua hal ini bisa banget kok kita upgrade. Caranya, jangan malas untuk belajar 🙂

 

4.  Lebih percaya diri

Memang gak jadi jaminan juga kalau orang pintar selalu jadi lebih percaya diri, yaaa. Tapi kepintaran juga menunjang seseorang untuk tampil lebih percaya diri, lho. Orang pintar biasanya lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain, karena ia mengetahui banyak hal (pengetahuan/informasi). Dengan bekal pengetahuan tersebutlah mereka jadi lebih mudah berbaur dengan berbagai orang atau kalangan.

Gimana dengan kamu? *Hehe.. Ya, tapi tiap-tiap orang berbeda, ya 🙂 Ada juga yang percaya dirinya harus di UP dengan cara lain, bukan dari faktor kepintaran. Kalau saya sih, ngerasanya ngaruh ya.. Maksudnya, saat saya ngerasa cukup tau tentang banyak hal, saya jadi ngerasa lebih PD saat berhadapan dengan orang lain.

 

5.  Bisa jadi investasi

Pintar itu bisa jadi investasi saat kepintaran kita gunakan untuk hal yang bermanfaat atau kebaikan. Artinya, pintar bisa jadi amal ibadah bagi kita. Apalagi jika ilmu yang kita punya itu dibagikan kepada orang lain. Caranya, dengan mengajarkan orang lain mengenai ilmu yang kita miliki. Nahhh, ini bisa jadi amal dong ya buat kita 🙂

Bahkan bisa juga jadi investasi akhirat, ya. Saat kita meninggal, kita tak membawa apapun selain amal ibadah kita, bukan? Salah satu amal ibadah yang akan terus mengalir pahalanya adalah ilmu yang bermanfaat.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih” (HR. Muslim)

 

Daaan, menurut saya poin terakhir ini yang paling penting. Mudah-mudahan yaaa, Allah memudahkan kita semua dalam belajar dan menjadikan ilmu yang kita miliki sebagai amal, aamiin.

Btw, menurut kalian apa lagi sih keuntungannya jadi orang pintar? Share pendapat kalian dong di kolom komentar 🙂

.

With heart,

Arifah

Comments 26

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *